Bicara cinta, berarti bicara tentang manusia. Bicara
manusia, artinya bicara kebebasan. Bicara kebebasan adalah bicara kesenangan.
Apakah cinta itu sebuah kesenangan? Jika iya, mengapa harus berat? Bukankah
semestinya kesenangan itu tidak memberatkan apapun?
Benar, cinta itu menyenangkan. Tapi bagian yang memberatkan
adalah, tanggungjawab. Menjadi manusia yang bertanggungjawab.
Mencintai artinya bertanggungjawab. Atas apa? Atas perasaan
diri sendiri, dan perasaan orang yang mencintaimu juga.
Benar, kebahagiaan itu milikmu sendiri, kamu tidak
dianjurkan untuk menggantungkan perasaanmu pada pasanganmu. Tapi menjaga
perasaan pasanganmu, dan mempertanggungjawabkannya, adalah kewajiban, kewajiban
sebagai pasangan yang baik.
Pertanyaannya, mampukah kamu menjadi pasangan yang baik?
Jika, jawabannya ragu, artinya kamu tidak cukup baik.
Yakinkanlah dulu, yakinkan dirimu sendiri untuk menjadi pasangan yang baik.
Jika kamu sudah yakin, jagalah keyakinanmu. Jangan sampai
goyah, karena keyakinanmu itu adalah bentuk lain dari harga dirimu. Harga
dirimu, adalah milikmu, kamulah yang menjaganya agar tetap berharga.
Oh, tentu saja, siapa manusia hebat yang bisa melakukan
hal-hal di atas? Adakah? Oh, tentu ada. Kalau pun tidak ada, cobalah. Dan
jadilah manusia pertama yang mampu melakukannya.
Sebaik-baiknya manusia itu yang mau mencoba, bukan?
Cinta itu berat, sebab itu, belajarlah.

Comments
Post a Comment