Sudah berapa kali kalian merasa kehilangan? Ya, tentu saja kehilangan seseorang yang sangat sangat sangat berarti dalam hidup kalian. Berkali-kali? Ya, aku pun.
Aku yakin, di antara kalian, pasti sudah paham bagaimana
perihnya ditinggalkan, atau bahkan sudah lumrah dengan getirnya kepergian.
Aku adalah bagian dari kalian, yang pernah merasa
kehilangan, bukan hanya sekali, dua kali, tapi berkali-kali. Bersyukurlah, hati
dan perasaan kalian masih bisa merasa sakit, itu artinya perasaan kalian tak pernah
mati.
Bicara tentang kehilangan, memang tak akan ada habisnya. Kau
harus siap, siap untuk merasa perih dan sesekali merelakan airmata jatuh untuk
mengingatnya. Begitulah, aku pun tak menyanggupi jika harus terus-menerus
bicara tentang kehilangan atau seseorang yang telah memilih pergi.
Namun, dengan sebuah kehilangan, kau akan belajar, banyak
hal-sangat banyak- seperti menerima kenyataan bahwa hadirmu tak cukup baik untuk
kehidupan seseorang, atau mungkin jauh dari kata layak. Kabar baiknya, kau akan
menerima hal baru yang akan hadir.
Setiap yang pergi, akan selalu digantikan dengan yang
datang. Dan yang datang, belum tentu akan pergi, ya, semua tergantung bagaimana
cara kau mempertahankannya, menjaganya, dan membuatnya merasa dibutuhkan.
Sebab, salah satu alasan seseorang memilih pergi adalah,
adanya perasaan bahwa hadirnya tak lagi dibutuhkan. Atau bahkan, perasaan bebas
yang berlebihan. Kau juga tak bisa memutar waktu, yang bisa kau lakukan hanya
belajar menerima masalalu.
Jaga ia, yang kau miliki sekarang, pertahankan ia, dan
buatlah hadirnya begitu diharapkan.
Kau tak akan tahu, kapan seseorang akan pergi. Dan penyesalan
tak pernah kenal kata permisi.

Comments
Post a Comment