Minggu ini, aku harus pergi lagi ke psikiater. Sebab, beberapa hari terakhir, pikiranku sudah penuh dengan niat untuk mengakhiri hidup. Hal-hal yang sudah kulupakan sekuat tenaga, muncul begitu saja di kepala, bak pemutaran film, begitu jelas, begitu detil. Membuat aku takut untuk berkomunikasi dengan orang-orang sekitarku. Membuat aku takut terbangun untuk tidur, aku takut hal-hal itu muncul sebagai mimpi, aku juga takut saat terbangun, hal itu muncul lagi mengisi ruang kosong di pikiranku. Masalalu yang begitu menyedihkan, masalalu yang hampir membunuhku. Aku menyesal karena tidak pernah berhasil menghentikannya. Aku tidak pernah berhasil menolong diriku sendiri dengan melawan. Beberapa belas tahun lalu, begitu jelas ingatanku, seorang aku pada usia enam atau delapan tahun, sedang bermain petak umpet di lapangan luas, saat itu aku tinggal di sebuah perkampungan kecil, masih di pinggiran Ibukota. Aku bermain dengan beberapa teman sebaya, usia mereka mungkin lebih tua satu ata...
Nothing can be communicated without words but if you really care about someone, even the smallest details are important to notice.