My dearest Reza… Biarlah tulisan ini menjadi puncak kesedihan yang aku pendam beberapa hari terakhir, kupikir mudah melewati hari dengan tidak tinggal dan hidup bersamamu. Seperti katamu, kita pernah melakukan ini sebelumnya. Sebelum akhirnya kita memilih satu atap untuk menuju tahap pengenalan selanjutnya. Entah sudah berapa jumlah sks yang kamu beri, pelajaran lainnya, bukan hanya tentang cinta saja. Aku belajar bertanggungjawab, belajar menunggu, belajar sabar, belajar komunikasi dengan baik tentunya. Lima bulan yang berhasil membuatku yakin bahwa kamu orang yang tepat untuk aku percaya. Orang yang aku percaya untuk menjadi tempat singgah dengan sungguh. Dan berhasil menjadi salah satu alasan bahwa aku harus tetap hidup untuk bisa bersamamu. Maaf aku terlalu cengeng, tapi kamu paham betul aku tidak cukup pandai menyembunyikan perasaanku. Sampai detik ini, aku masih berusaha menahan tangis perpisahan. Tidak, tidak, aku paham kita hanya kembali...
Nothing can be communicated without words but if you really care about someone, even the smallest details are important to notice.